• PENGGUNAAN LUMPUR LAPINDO SEBAGAI FILLER PADA

    Untuk HRS menggunakan kadar filler tetap sebesar 9 pada tiap benda uji. Variasi pertama agregat kasar berupa batu pecah agregat halus berupa batu pecah dan filler berupa lumpur Lapindo dengan kadar aspal 6 untuk HRS nilai stabilitas 624 19739 kg Gambar 1. Gunung Sinabung Sedang Erupsi di Karo 3 November 2017 Bahan penyusun aspal beton terdiri dari agregat sebagai bahan pokok yaitu agregat kasar agregat halus bahan pengisi (filler) dan aspal sebagai bahan pengikat. Jumlah filler yang

    Chat Online
  • Penggunaan Abu Vulkanik Sinabung Terhadap Stabilitas

    Gambar 1. Gunung Sinabung Sedang Erupsi di Karo 3 November 2017 Bahan penyusun aspal beton terdiri dari agregat sebagai bahan pokok yaitu agregat kasar agregat halus bahan pengisi (filler) dan aspal sebagai bahan pengikat. Jumlah filler yang Untuk HRS menggunakan kadar filler tetap sebesar 9 pada tiap benda uji. Variasi pertama agregat kasar berupa batu pecah agregat halus berupa batu pecah dan filler berupa lumpur Lapindo dengan kadar aspal 6 untuk HRS nilai stabilitas 624 19739 kg

    Chat Online
  • PENGGUNAAN FILLER KAPUR PADA AC-WC HALUS SPESIFIKASI

    46 Gambar 3.13 Diagram Alir Pengujian Berat Jenis Dan Penyerapan Agregat Halus 47 Galih Sukma Permadi 2014Penggunaan filler kapur pada AC-WC halus spesifikasi jalan Bina Marga 2010Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu perpustakaan.upi.edu Gambar 3.14 Satu Set Alat Uji Berat Jenis dan Penyerapan Agregat Halus.. 43 Tabel 3.4 Agregat adalah suatu bahan yang keras dan kaku yang digunakan sebagai bahan campuran dan berupa berbagai jenis butiran atau pecahan termasuk didalamnya antara lain pasir kerikil agregat pecah terak dapur tinggi dan debu

    Chat Online
  • DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL DEPAN HALAMAN SAMPUL

    DAFTAR GAMBAR Bahan pengisi (Filler) = Agregat halus yang lolos saringan No.200. Base course = Lapis pondasi atas lapisan perkerasan yang berada diantara lapis permukaan dan lapis pondasi bawah. Batuan beku = Batuan yang berasal dari magma yang mendingin atau Agregat dari batuan methamorphik agregat terjadi dari hasil modifikasi oleh alam (perubahan fisik dan kimia dari batuan endapan dan beku sebagai hasil dari tekanan yang kuat akibat gesekan bumi dan panas yang berlebihan).

    Chat Online
  • PENGGUNAAN FILLER KAPUR PADA AC-WC HALUS SPESIFIKASI

    Gambar 3. 2 Agregat Halus yang Digunakan (26) c) Aspal penetrasi 60/70 PERTAMINA Gambar 3. 3 Aspal Pertamina 60/70 Sumber Dokumen Pribadi . d) Bahan pengisi atau filler berasal dari toko bangunan sindanglaya di jalan A.H. Nasution. Gambar 3. 4 Filler Kapur (27) 3.3 Jenis dari aspal beton merupakan campuran dari agregat dan aspal ditambah filler sebagai bahan pengisi. dalam beberapa kondisi tidak didapatkan filler dari bahan Namun yang sama maka dicari alternatif bahan lain sebagai filler pengganti. Adapun filler yang digunakan dalam penelitian ini adalah Semen Serbuk Bentonit dan Flyash Batubara.

    Chat Online
  • seputar dunia teknik sipil Karakteristik Bahan Perkerasan

    Agregat adalah suatu bahan keras dan kaku yang digunakan sebagai bahan campuran yang berupa berbagai jenis butiran atau pecahan yang termasuk di dalamnya abu (debu) agregat. Filler yang artinya sebagai filler dapat dipergunakan debu batu kapur debu dolomite atau semen dan harus bebas dari setiap benda yang harus dibuang. Gambar tema Tahap ini meliputi pemeriksaan terhadap agregat yang meliputi agregat kasar halus filler pengujian aspal dan Asbuton olahan. a. Pemeriksaan Agregat Pemeriksaan agregat diperlukan untuk mengetahui karakteristik fisik dan mekanik agregat sebelum digunakan sebagai bahan campuran aspal. Jenis

    Chat Online
  • Full paperfdfdfdfdSlideShare

    Apr 02 2015 · Gambar 2.1 Batas-batas gradasi menerus agregat 2.2 Agregat Kasar Fraksi agregat kasar untuk agregat ini adalah agregat yang tertahan di atas saringan 2 36 mm (No.8) menurut saringan ASTM. Fraksi agregat kasar untuk keperluan pengujian harus terdiri atas batu pecah atau kerikil pecah dan harus disediakan dalam ukuran-ukuran normal. Apr 02 2015 · Gambar 2.1 Batas-batas gradasi menerus agregat 2.2 Agregat Kasar Fraksi agregat kasar untuk agregat ini adalah agregat yang tertahan di atas saringan 2 36 mm (No.8) menurut saringan ASTM. Fraksi agregat kasar untuk keperluan pengujian harus terdiri atas batu pecah atau kerikil pecah dan harus disediakan dalam ukuran-ukuran normal.

    Chat Online
  • BAGIAN PERALATAN ASPHALT MIXING PLANT (AMP)

    Asphalt Mixing Plant (AMP) merupakan seperangkat peralatan yang menghasilkan produk berupa campuran aspal panas. Pencampuran agregat panas dengan aspal panas pada peralatan pencampur aspal panas (AMP) tipe batch terjadi di dalam pencampur atau pugmill setelah sejumlah agregat panas yang terdiri dari beberapa fraksi ataupun hanya satu fraksi yang sudah ditimbang dalam jumlah berat digunakan terdiri dari agregat kasar agregat halus dan filler sedangkan aspal yang digunakan sebagai bahan pengikat untuk lapis aspal beton harus terdiri dari salah satu aspal keras penetrasi 40/50 60/70 dan 80/100 yang seragam tidak mengandung air bila

    Chat Online
  • BAB IV PEMBAHASANUNIVERSITAS BENGKULU

    berat jenis agregat halus yang disyaratkan tidak boleh lebih 0 2 dari agregat kasar dan penyerapan agregat halus yang disyaratkan maksimum 3 . Adapun proses hasil dan perhitungan berat jenis dan penyerapan agregat halus dapat dilihat pada Lampiran 4. 4.1.5 Hasil Uji Fisis Berat Jenis filler Gambar 4.2 Pengujian Berat Jenis Filler Berdasarkan praktek yang dilakukan LATASTON mempunyai komposisi agregat kasar = 30 agregat halus = 53.2 filler = 8.9 dan aspal = 7.9 dengan berat total campuran sebesar 150kg. 2.2.7 GAMBAR PERALATAN

    Chat Online
  • PENELITIAN CAMPURAN LATASTON ACWC DENGAN

    Gambar 1. dibawah ini Tidakmemenuhi / Ya Sumber Alur Penelitian. Gambar 1. Alur Penelitian. Mulai Persiapan bahan agregat kasar batu koral agregat halus limbah batubara filler semen aspal Pembuatan benda uji Marshall campuran AC-WC menggunakan agregat halus limbah batubara Pengujian Marshall (VMA VIM VFB Untuk HRS menggunakan kadar filler tetap sebesar 9 pada tiap benda uji. Variasi pertama agregat kasar berupa batu pecah agregat halus berupa batu pecah dan filler berupa lumpur Lapindo dengan kadar aspal 6 untuk HRS nilai stabilitas 624 19739 kg

    Chat Online
  • gambar agregatIndonesia penghancur

    gambar agregat fillerCGM mining application. DURABILITAS ASPHALT CONCRETEWEARING COURSE ( AC-WC ) DENGAN agregat kasar dan agregat halus filler adalah salah satu komponen dalam gambar agregat filler. gambar agregat fillerBasalt Crusher. MOBILE CRUSHER Mobile Crusher Introduction. Mobile crusher also named protable crusher is a Gambar 1. dibawah ini Tidakmemenuhi / Ya Sumber Alur Penelitian. Gambar 1. Alur Penelitian. Mulai Persiapan bahan agregat kasar batu koral agregat halus limbah batubara filler semen aspal Pembuatan benda uji Marshall campuran AC-WC menggunakan agregat halus limbah batubara Pengujian Marshall (VMA VIM VFB

    Chat Online
  • PENGARUH JUMLAH LINTASAN TERHADAP TEBAL BERAT ISI

    agregat filler dan aspal dengan perbandingan tertentu yang dicampur dan dipadatkan dalam keadaan panas (tebal padat 25 mm atau 30 mm). Fungsi LATASTON sebagai lapis penutup untuk mencegah Gambar 3. Gradasi Agregat Kasar 2) Agregat halus Agregat halus yang digunakan berupa pasir alam dengan gradasi seperti pada pada Gambar 4 Jun 15 2015 · DIPLOMA III TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Jl.Menur 127 KampusDiplomaTeknikSipil ITSSurabaya 34 Saringan No. Agregat Kasar Agregat Medium Abu Batu (FA) 0-5mm Filler Hasil SPEC AC Lolos 36 Lolos 27 Lolos 37 Lolos 0 1" 100 36 100 27 100 37 100 0 100 100 3/4" 98.97 35.63 100 27

    Chat Online
  • BERAT JENIS FILLER.docxPraktikum Teknologi Bahan

    Praktikum Teknologi Bahan Konstruksi Kelompok VII II.3 Manfaat Filler Fille r dalam campuran digunakan ntuk memodifikasi agregat halus sehingga berat jenis campuran meningkat dan jumlah aspal yang diperlukan untuk mengisi rongga akan berkurang. Berdasarkan SNI berat jenis filler yaitu 3 0-3 2. Hasil penelitian pengaruh filler terhadap campuran beton aspal adalah sebagai berikut 1. Agregat adalah suatu bahan keras dan kaku yang digunakan sebagai bahan campuran yang berupa berbagai jenis butiran atau pecahan yang termasuk di dalamnya abu (debu) agregat. Filler yang artinya sebagai filler dapat dipergunakan debu batu kapur debu dolomite atau semen dan harus bebas dari setiap benda yang harus dibuang. Gambar tema

    Chat Online
  • OPTIMALISASI KUAT TEKAN SELF-COMPACTING CONCRETE

    4 banyak agregat kasar dapat memperbesar resiko segregasi pada beton. Sedangkan penggunaan bahan pengisi (filler) diperlukan untuk meningkatkan viskositas beton guna menghindari terjadinya bleeding dang segregasi untuk tujuan tersebut dapat digunakan fly ash serbuk batu kapur silica fume atau yang lainnya (Persson 2000). Tahap ini meliputi pemeriksaan terhadap agregat yang meliputi agregat kasar halus filler pengujian aspal dan Asbuton olahan. a. Pemeriksaan Agregat Pemeriksaan agregat diperlukan untuk mengetahui karakteristik fisik dan mekanik agregat sebelum digunakan sebagai bahan campuran aspal. Jenis

    Chat Online
  • TINJAUAN SIFAT-SIFAT AGREGAT UNTUK CAMPURAN

    Berdasarkan ukuran butirnya agregat dapat dibedakan atas agregat kasar agregat halus dan bahan pengisi (filler). Menurut The Asphalt Institute dalam Sukirman (2007) agregat dibedakan menjadi Agregat kasar adalah agregat yang tertahan saringan no. 8 (2 36 mm).Agregat halus adalah agregat yang lolos saringan no. 8 (2 36 mm). takaranseperti diperlihatkan pada Gambar 4 dimulai dari memasok agregat dingin dari bin dingin dengan jumlah terkontrol kemudian dipanaskan dan dikeringkan melalui pengering (dryer). Selanjutnya agregat disaring dengan unit saringan panas (hot screen) yang akan memisahkan agregat berdasarkan ukuran fraksinya lalu dimasukkan ke dalam bin panas.

    Chat Online
  • PENELITIAN CAMPURAN ASPAL BETON DENGAN

    Keausan agregat dengan mesin los angeles SNI Analisa saringan SNI (Sumber Direktorat jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Republik Indonesia Spesifikasi Umum 2010 Divisi 6) Tabel 3.3. Metode Pengujian Karakteristik Agregat Halus Dan Filler jenis Pengujian metode uji Penyerapan air SNI digunakan sebagai campuran aspal agregat harus lolos dari berbagai uji yang telah ditetapkan. Agregat adalah suatu bahan yang keras dan kaku yang digunakan sebagai bahan campuran dan berupa berbagai jenis butiran atau pecahan termasuk didalamnya antara lain pasir kerikil agregat pecah terak dapur tinggi dan debu agregat.

    Chat Online
  • Klasifikasi Agregatilmu sipil

    Selain agregat alam juga terdapat agregat buatan. Agregat buatan merupakan agregat yang berasal dari hasil sambingan pabrik-pabrik semen dan mesin pemecah batu. Agregat buatan sering disebut filler (material yang berukuran lebih kecil dari 0 075 mm). Jun 15 2015 · DIPLOMA III TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Jl.Menur 127 KampusDiplomaTeknikSipil ITSSurabaya 34 Saringan No. Agregat Kasar Agregat Medium Abu Batu (FA) 0-5mm Filler Hasil SPEC AC Lolos 36 Lolos 27 Lolos 37 Lolos 0 1" 100 36 100 27 100 37 100 0 100 100 3/4" 98.97 35.63 100 27

    Chat Online
  • Hasil pemeriksaan / pengujian bahan -bahan penelitian

    Beratjenis agregat merupakan gabungan dari beratjenis agregat kasar agregat halus dan filler. Cara memperoleh nilai berat jenis tersebut dipakai rumus sebagai berikut 100 Bj.J agregat (A/F ) (B/F2) (C/F3) Keterangan A= Persentase agregat kasar F = Beratjenis agregat kasar B = Persentaseagregat halus F2 = Beratjenis agregathalus berat jenis agregat halus yang disyaratkan tidak boleh lebih 0 2 dari agregat kasar dan penyerapan agregat halus yang disyaratkan maksimum 3 . Adapun proses hasil dan perhitungan berat jenis dan penyerapan agregat halus dapat dilihat pada Lampiran 4. 4.1.5 Hasil Uji Fisis Berat Jenis filler Gambar 4.2 Pengujian Berat Jenis Filler

    Chat Online